Selasa, 28 Mei 2013

Cara Menggunakan Minyak Lintah Asli

Karena dirasa penting, maka kali ini blog Minyak Lintah akan mengemukakan tentang cara menggunakan minyak lintah yang benar sesuai peruntukannya. Cara penggunaan minyak lintah ini mesti diketahui oleh orang yang akan menggunakannya supaya sesuai dengan prosedur dan bisa mendapat manfaat yang ditimbulkan. Sebaliknya jika cara pemakaian minyak lintah tersebut kurang tepat, maka efek yang ditimbulkannya juga kurang mengena. Seperti telah kita ketahui bahwa minyak lintah sangat bermanfaat baik terutama dalam mengatasi masalah kejantanan atau lebih ekstremnya masalah ejakulasi dini yang mana masalah ini paling banyak menimpa kaum pria. Ejakulasi dini bukan hanya membuat pria kurang menikmati proses seksnya, namun akan menyiksa pasangannya, karena wanita seringkali belum mendapatkan “kenikmatan” dikarenakan kecolongan oleh pasangannya. Nah, diharapkan dengan terapi minyak lintah ini disertai cara menggunakan minyak lintah yang tepat sasaran, maka problematika rumah tangga seperti ini bisa diselesaikan dengan baik sehingga bisa menambah keharmonisan bahtera rumah tangga.

Satu hal lain yang penting diketahui dari cara menggunakan minyak lintah ini adalah hasilnya yang lebih lama dirasakan dari pada obat-obat oles kimia lainnya. Karena prinsipnya, minyak lintah merupakan bahan alami yang khasiatnya baru terasa setelam 30-40 hari, jika cara pemakaian minyak lintah tersebut berlangsung secara terus menerus. Jadi memang dituntut kesabaran kita untuk bisa menghasilkan manfaat yang betul-betul berkualitas yang bisa dirasakan dalam jangka panjang. Berbeda dengan obat oles atau pil yang mengandung kimia, maka efek yang ditimbulkan bisa langsung terasa hari itu juga, namun hanya dalam waktu jangka pendek saja, untuk hari itu saja. So, mana yang Anda pilih ? Tentunya Anda lebih tahu jawabannya karena Anda yang menentukan nasib selanjutnya.

Baiklah, supaya tidak ngalor ngidul, Saya akan mulai menjelaskan tentang cara menggunakan minyak lintah untuk keperluan obat ejakulasi dini dan hal-hal yang berhubungan dengan kebutuhan penis. Untuk mendapatkan hasil yang optimal, cukup oleskanlah minyak lintah secara merata di bagian penis atau batang kelaminnya saja, tapi jangan sampai ke gonad atau bagian kepala penis, apalagi sampai bagian lubang pembuangannya. Cara pakai minyak lintah yang benar adalah dengan pengolesan satu arah, dari pangkal kelamin ke arah depan, sambil dipijat-pijat ringan dan perlahan. Genggam atau pegang batang kelamin dengan tangan yang telah dioles minyak lintah tadi, lalu urutlah secara perlahan ke depan. Lakukanlah selama 5 kali urutan.

Biasanya reaksi yang ditimbulkan setelah kurang lebih 15-45 menit adalah alat kelamin berubah akan menjadi agak keras disertai rasa hangat/panas. Pengolesannya jangan terlalu banyak dan jangan terlalu sedikit, sedang-sedang saja, karena pengolesan terlalu banyak akan menimbulkan rasa panas, sebaliknya jika pengolesannya sedikit, manfaat yang didapat kurang mengena. Setelah rasa hangatnya tidak ada, segera cuci dengan sabun sampai bersih. Lakukanlah secara rutin untuk mendapatkan manfaat jangka panjang. Jika hasrat seksual Anda memang kuat, maka boleh juga pengunaanya dilakukan sebelum berhubungan intim, namun dengan syarat rasa hangat pada penis sudah mereda atau hilang.

Demikianlah, cara menggunakan minyak lintah berdasarkan pengalaman. Memang saat ini, belum ada penelitian ilmiah secara resmi tentang khasiat minyak lintah, namun dari berbagai pengalaman orang-orang yang diwariskan secara turun-temurun, mengindikasikan bahwa minyak lintah ini betul-betul berkhasiat dalam pengobatan ejakulasi dini. Kalau memang pun ada dampak kurang baik yang ditimbulkan, namun presentasi khasiatnya mengalahkan kekurangannya. Namun, keputusan terakhir tentu saja ada di tangan Anda. Anda bebas menentukan pilihan untuk menggunakan atau tidak, produk-produk yang berbentuk minyak lintah ini.

Sekiranya ada di antara sahabat yang telah berpengalaman dengan minyak lintah ini, silahkan dishare atau berkomentar di sini.

1 komentar:

Anonim mengatakan...

HASIL UJI LAB MINYAK LINTAH CHC DI UNIVERSITAS INDONESIA






Jenis pemeriksaan : Uji keamanan lengkap, Narkotika/psikotropika, Angka Lempeng Total ( ALT ) Kapang/kamir, Alkohol.
Pemerian : Cairan coklat kekuningan ( Minyak Lintah )
Mikro Biologi di peroleh hasil sebagai berikut :
1. Pseudomonas aeruginosa : Negatif
( Pseudomonas aeruginosa adalah bakteri umum yang dapat menyebabkan penyakit pada hewan , termasuk manusia )

2. Staphylococcus aerus : Negatif

( Staphylococcus aureus adalah gram positif coccus bakteri yang merupakan anggota dari Firmicutes , dan sering ditemukan pada saluran pernafasan manusia dan pada kulit )
3. Salmonella typhosa : Negatif

(Salmonella / ˌ sælmənɛlə / adalah genus dari bakteri Gram -negatif berbentuk batang . Hanya ada dua spesies Salmonella , Salmonella Salmonella enterica dan bongori , yang ada sekitar enam subspesies dan serovars tak terhitung . Genus milik keluarga yang sama seperti Escherichia , yang meliputi spesies E.coli .
Salmonella ditemukan di seluruh dunia di kedua hewan berdarah dingin dan berdarah panas , dan lingkungan . Mereka menyebabkan penyakit seperti demam tifoid , demam paratifoid , dan keracunan makanan .
4. E. Coli : Negatif
(Escherichia coli (biasa disingkat E. coli ) adalah , anaerob fakultatif , bakteri berbentuk batang gram - negatif dari Escherichia genus yang umum ditemukan di bawah usus organisme berdarah panas ( endotermik ) Kebanyakan E. coli strain tidak berbahaya , tetapi beberapa serotipe dapat menyebabkan keracunan makanan yang serius pada host mereka , dan kadang-kadang bertanggung jawab untuk penarikan kembali produk karena kontaminasi makanan . strain berbahaya adalah bagian dari normal flora usus , dan bisa mendapatkan keuntungan tuan rumah mereka dengan memproduksi vitamin K2 , dan mencegah kolonisasi usus dengan bakteri patogen .
Uji Raksa dan arsen :

Hg tidak lebih dari 0,2 mcg per gram Dan As tidak lebih dari 0,5 mcg per gram
Standar SNI : cemaran kimia untuk raksa (Hg) maksimal 1 mcg per gram.
Uji timbal Dan Cadmium :
Pb Negatif 0,05 ppm
(Standar kesehatan SNI maksimal 0,4 )
Cd Negatif 0,02 ppm
( Standar kesehatan SNI kadmium (Cd) ini maksimal 0,5 masing-masing dengan ukuran mg/kg)
Uji Kualitatif :
1. Kafein : Negatif
2. Parasetamol : Negatif
3. Testosteron : Negatif
Uji Narkotika :
1 Opium : Negatif
2. Kodein fosfat : Negatif
3. Morfin HCI : Negatif
Uji Psikotropika :
1. Luminal : Negatif
2. Diazepam : Negatif
3. Amfetamin sulfat : Negatif
Uji ALT ( Angka Lempeng Total ) : < 10 koloni / Ml
Kapang / kamir ( Ragi ) : < 10 koloni / Ml
Alkohol : Negatif


Hasil uji Lab ini menunjukkan bahwa Minyak Lintah CHC betul-betul 100% aman untuk pengobatan dari dalam ( Dengan cara di minum )
Ini merupakan penemuan terbaru yang patut kita syukuri bersama, karena puji syukur alhamdulillah Minyak lintah CHC apabila kita minum secara periodic dengan dosis 3 - 4 x 1 sendok teh per hari, terbukti mampu mengatasi berbagai macam penyakit secara menakjubkan.
Untuk mengenai khasiat pengobatan dari luar / di oles, tentu gak usah di ragukan lagi tentang khasiat dan manfaatnya..

Poskan Komentar

Posting Lama ►
 

Copyright © 2013. Minyak Lintah - All Rights Reserved B-Seo Versi 3 by Bamz Templates